Gue ga tau maksud dia sebenernya apa. Apa dia mau bilang ke gue bahwa selama ini dia masih ga bisa lupain mantannya itu, atau gimana. Gue ga tau. Gue ga bisa nebak. Dan gue bahkan ga punya nyali untuk sekedar nanya langsung ke dia. Gue udah terlalu takut sama kemungkinan-kemungkinan yang gue karang sendiri. Bahkan sampai gue nulis ini, air mata ini masih ngalir dengan lancangnya. Tanpa izin dari gue.
Setelah dapet link blog dia...gue dengan baik hati ngebagi link blog gue juga, yang belom sempet gue update tentang dia...Iya, tentang dia. Mungkin dia berpikiran yang sama, seperti waktu gue ngebaca blog dia. Tapi, harusnya dia tau, hati gue cuma penuh sama dia sekarang. Dia, dia, dia, cuma dia.
When you try your best, but you don't succeedWhen you get what you want, but not what you needWhen you feel so tired, but you can't sleepStuck in reverseWhen the tears come streaming down your faceWhen you lose something you can't replaceWhen you love someone, but it goes to wasteCould it be worse?Lights will guide you homeAnd ignite your bonesAnd I will try to fix you
Fix You-ColdplayEntah kenapa lagu Coldplay yang ini pengen banget gue nyanyiin buat dia. Karena (tanpa pernah gue sadari) he fix me, n my heart dengan kehadirannya. Dengan cara dia ngelus kepala gue (lebih mirp noyor2 sih), cara dia memperlakukan gue. Cara dia menyayangi gue. Dan sekarang, gue sangat merindukan itu. Ntah dia merindukan moment2 itu atau engga, gue ga tau. Karena emang ga sebanding sama kenangan yang ditinggalin si gadis hujan...Iya, gadis yang gue cemburui. Mereka lebih dulu kenal. Gue? Gue bisa apa? Gue cuma bisa gigit jari kalo ternyata karangan gue malah jadi nyata.
Ian...lo ga perlu kasih gue kepastian...kalo lo udah ga sayang lagi sama gue dan udah berpaling sama yang lain...lo cukup kasih tau gue...dan gue akan segera pergi dari hidup lo :')
No comments:
Post a Comment